( foto: pemerintah kabupaten blitar )
Candi Penataran, yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, adalah salah satu kompleks candi Hindu terbesar dan terpenting di Indonesia. Dikenal juga sebagai Candi Palah, candi ini merupakan salah satu peninggalan bersejarah dari Kerajaan Majapahit yang memiliki nilai arkeologis dan budaya tinggi. Berikut adalah beberapa aspek menarik tentang Candi Penataran:
1. Sejarah dan Latar Belakang
Candi Penataran dibangun pada masa Kerajaan Kadiri dan kemudian diperluas pada masa Kerajaan Majapahit. Diperkirakan, pembangunan candi ini dimulai pada abad ke-12 dan terus berlanjut hingga abad ke-14. Candi ini awalnya didedikasikan untuk menghormati Dewa Siwa dan digunakan sebagai tempat pemujaan dan ritual keagamaan.
2. Kompleks Candi yang Luas
Kompleks Candi Penataran terdiri dari beberapa bangunan candi yang tersebar di area seluas sekitar 12.946 meter persegi. Bangunan utama di kompleks ini adalah Candi Induk, yang berdiri megah di tengah-tengah kompleks. Selain itu, terdapat juga candi-candi pendamping seperti Candi Naga, Candi Angka Tahun, dan Candi Bale Agung. Setiap bangunan candi memiliki arsitektur yang khas dan ukiran-ukiran yang indah.
3. Arsitektur dan Ukiran yang Mempesona
Candi Penataran dikenal dengan arsitektur yang megah dan ukiran-ukiran relief yang rumit dan indah. Ukiran-ukiran ini menggambarkan berbagai cerita dari epik Hindu seperti Ramayana dan Mahabharata, serta berbagai cerita rakyat Jawa. Salah satu relief yang terkenal adalah relief Ramayana yang menghiasi dinding Candi Induk.
4. Fungsi Religius dan Ritual
Sebagai candi Hindu, Candi Penataran digunakan untuk berbagai upacara keagamaan dan ritual pemujaan. Candi ini dipercaya sebagai tempat yang sakral dan memiliki energi spiritual yang kuat. Hingga kini, banyak umat Hindu yang datang ke Candi Penataran untuk bersembahyang dan melakukan ritual keagamaan.
5. Penelitian Arkeologi
Candi Penataran telah menjadi objek penelitian arkeologi yang penting. Berbagai artefak dan benda-benda bersejarah telah ditemukan di kompleks candi ini, termasuk prasasti, arca, dan berbagai peralatan ritual. Penelitian arkeologi terus dilakukan untuk mengungkap lebih banyak lagi informasi tentang sejarah dan fungsi candi ini.
6. Destinasi Wisata Edukatif
Selain sebagai situs sejarah, Candi Penataran juga menjadi destinasi wisata edukatif yang menarik. Pengunjung dapat belajar tentang sejarah, budaya, dan keagungan Kerajaan Majapahit melalui berbagai peninggalan yang ada di kompleks candi ini. Terdapat juga pemandu wisata yang siap memberikan informasi dan penjelasan lebih lanjut tentang setiap bagian dari candi.
7. Lokasi dan Akses
Candi Penataran terletak sekitar 12 kilometer dari pusat kota Blitar dan dapat dicapai dengan mudah menggunakan berbagai jenis transportasi. Jalan menuju candi ini sudah cukup baik dan fasilitas parkir yang memadai juga disediakan untuk kenyamanan pengunjung.
8. Acara dan Festival
Berbagai acara dan festival budaya sering diadakan di Candi Penataran, termasuk upacara keagamaan, pertunjukan seni, dan pameran budaya. Acara-acara ini menambah daya tarik wisata dan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan kebudayaan lokal secara langsung.
Candi Penataran adalah salah satu peninggalan bersejarah yang penting di Indonesia. Keindahan arsitektur, nilai sejarah, dan fungsi religiusnya membuat candi ini layak untuk dikunjungi dan dihormati. Bagi Anda yang ingin mengeksplorasi sejarah dan budaya Indonesia, Candi Penataran adalah destinasi yang sempurna. Jadi, kapan kamu akan mengunjungi Candi Penataran?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar